Hutan Tua Pulau Jawa Penuh Misteri ~ Taman Nasional Alas Purwo

1260 views

Taman Nasional Alas Purwo letaknya ada di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, lebih tepat di perlintasan jalur antar Situbondo dan Banyuwangi. Melalui Pelabuhan Ketapang, Alas Purwo tidak lebih dari sekitar 5 kilometer, sementara dari kota Banyuwangi Anda musti menempuh perjalanan kira-kira 14 kilometer ke arah utara.

Taman Nasional Alas Purwo

Alas Purwo mampu dicapai dengan memetik rute Banyuwangi kearah Kecamatan Rogojampi > Tegaldlimo. Setibanya di kecamatan Tegaldlimo, Anda musti mengeksplor jalan kira-kira 10 kilometer lewat jalan berbatu. Usai itu, Anda bakal menjumpai Pos Perhutani Taman Nasional Alas Purwo yang dijadikan sebagai pintu masuk ke Alas Purwo.

Bagi Anda yang asalnya dari Surabaya dapat menempuh jalur Surabaya > Jember yang membutuhkan waktu tempuh kira-kira 4 jam hingga 5 jam. Dari arah Jember, nikmati perjalanan ke Kecamatan Genteng yang memiliki jarak sekitar 65 kilometer, lalu teruskan perjalanan menuju Jajag > Tegaldilmo. Berikutnya Anda bakal tiba di Alas Purwo.

Perjalanan ke Alas Purwo mampu ditempuh mempergunakan angkutan pribadi. Tapi bagi Anda yang tak punya kendaraan pribadi, tak ada kendaraan umum yang bisa diakses hingga Alas Purwo, oleh sebab itu Anda sebaiknya sewa mobil pribadi.

Taman Nasional Alas Purwo mempunyai luas 43.420 ha dengan tinggi 322 mdpl. Taman Nasional Alas Purwo yang kerap disebut dengan TNAP adalah hutan dengan umur tertua di Pulau Jawa. Sebagai hutan hujan alami di Pulau Jawa, di sana ada 51 jenis fauna dan 581 jenis flora yang beredar di semua penjuru hutan. Taman Nasional Alas Purwo dibagi menjadi empat zona, yakni area inti, area rimba, area pemanfaatan, dan area penyangga. Sejumlah jenis tanaman yang ada bisa Anda lihat di sini antara lain ialah sawo kecik, ketapang, bumbu manggong, rumput, semak, herba, liana, dan tumbuhan yang lainnya.

Sebagian fauna yang ada di Taman Nasional Alas Purwo seperti banteng, macan tutul, lutung, kera abu-abu, rusa, ajax, babi hutan, kijang,dan biawak.

Di sini pula tersedia 200 lebih jenis burung air dan burung darat. Sejumlah varian burung di sini misalnya ayam hutan, merak, kangkareng, rangkok, dan cekakak Jawa.

Nama Alas Purwo pribadi diambil dari kata Purwo, yang didalam Bahasa Jawa artinya kawitan alias permulaan. Hingga Alas Purwo mempunyai arti hutan pertama dan hutan tertua Pulau Jawa. Untuk masyarakat Banyuwangi area ini diketahui sangat angker dan tergolong tempat keramat.

Alas Purwo dilihat menjadi tanah awal mula alias situs penciptaan. Di sana ada banyak peninggalan untuk lokasi bersemedi. Tiap tanggal 1 syuro, warga beramai-ramai datang ke Taman nasional Alas Purwo tuk melakukan semedi. Warga daerah Alas Purwo yakin bahwa di sana ada istana jin, yang dijadikan sebagai tempat berkumpulnya para jin dari setiap Pulau Jawa. Cerita itu diperkuat dengan faktor Alas Purwo yang terbilang perawan. Dalam sejarah, Alas Purwo pun dijadikan sebagai tempat pelarian rakyat Majapahit dari sebaran agama Islam.

-Hutan Bambu

Satu dari sekian banyak spot menarik yang bakal Anda lewatkan jika mau mengunjungi Goa Istana. Hutan bambu itu masih amat alami, hingga udaranya sejuk dan menyimpan unsur magis. Tak ada pos pengawasan di sana. Jenis bambu yang terdapat adalah bambu jajang. Padatnya bambu yang ada di sana membangun Anda sekali-kali musti merunduk tuk berjalan sebab bambu-bambu yang melengkung. Hutan bambu tersebut pun kerap dipakai sebagai area berfoto.

-Pantai Triangulasi

Pantai Triangulasi cuma memiliki jarak 3 kilometer dari Pura Giri Seloka. Pantai tersebut terbilang masih natural dengan pantai yang pasirnya putih dan hutan pantai didominasi oleh pohon-pohon bogem dan nyamplung. Sunset di pantai itu amat cantik, hingga banyak wisatawan berwisata kesana tuk berfoto. Anda tak diperkenankan berenang di pantai itu sebab sangat bahaya.

-Sadengan

Sadengan adalah padang sahara yang memiliki jarak hanya 2 kilometer dari pintu masuk Taman Nasional Alas Purwo. Sadengan menguasai luas 84 ha, dimana Anda bakal disuguhi panorama ala Afrika. Di lokasi itu, Anda dapat menemukan kawanan sapi, rusa, banteng, dan bila beruntung Anda memandang kawanan burung merak.

Anda tak diperkenankan tuk masuk kedalam padang sahara tanpa tour guide, oleh sebab itu di Sadengan didirikan menara pandang. Menara pandang yang dibangun dari kayu itu terdiri dari 3 lantai, dan mempunyai fungsi tuk memonitor kehidupan satwa liar yang terdapat di padang sahara. Hanya petugas yang boleh masuk ke dalam sahara ini. Jika Anda mempunyai hobi fotografi dan mau memotret habitat satwa liar dari berdekatan, minta petugas tuk menghantar Anda masuk kedalam area padang sahara.

-Pura Giri Seloka dan Situs Kawitan

Disamping panorama flora dan fauna, rupanya di dalam Taman nasional Alas Purwo pun terdapat Peninggalan Kawitan, yang dijadikan sebagai situs peninggalan dari Kerajaan Majapahit. Tiap tahunnya, situs tersebut dipergunakan tuk aktivitas keagamaan semenjak tahun 1968. Situs Kawitan itu terkenal amat keramat dan diyakini bukan sembarang situs.

Menurut warga di sana, di kawasan situs Kawitan ada gapura-gapura gaib adalah gapura Kerajaan Majapahit. Anda dapat memandang gapura gaib ini jika menjalankan ritual Brata, yakni melakukan meditasi sepanjang tiga hari tiga malam tiada ada pasokan. Anda pun tak boleh mengandung amarah terhadap siapa pun. Bila Anda sukses melakukan ritual itu maka Anda dapat melihat gapura itu lengkap dengan prajurit yang lalu lalang.

Sebab jumlah ritual yang kerap dilakukan di situs Kawitan, maka didirikanlah Pura Giri Selaka. Pura itu dimanfaatkan umat Hindu tuk melaksanakan acara keagamaan. Satu diantaranya upacara pager Wesi yang digelar setiap 210 hari sekali.

-Pantai Pancur

Pantai Pancur berada di dekat Pos pancur. Pos Pancur itupun adalah pemberhentian terakhir dari Taman Nasional Alas Purwo bagi wisatawan yang mau pergi ke Pantai G Land. Pantai yang pasirnya putih itu mengandung muara air tawar, yang dipercaya oleh penduduk setempat berkhasiat tuk membuat awet muda. Pantai itu aman tuk bermain bersama dengan putra-putri tersayang.

-Goa

Ada tiga goa yang ada di dalam Taman Nasional Alas Purwo itu, yakni Goa Istana, Goa Mayangkoro, dan Goa Padepokan. Sebuah goa yang banyak dikunjungi wisatawan ialah Goa Istana. Jaraknya dekat dengan Pos Pancur. Akan tetapi Goa Mayangkoro, dan Goa Padepokan adalah goa yang tergolong keramat dan sudah digunakan tuk semedi.

Tags: #kepulauan seribu indonesia #kepulauan seribu tripadvisor #kepulauan seribu yang paling bagus 2014 #liburan ke pulau seribu murah #paket liburan ke pulau seribu murah 2014 #paket wisata ke pulau pramuka 2014 #penginapan di pulau pramuka murah

Leave a reply "Hutan Tua Pulau Jawa Penuh Misteri ~ Taman Nasional Alas Purwo"

Author: