Wisata Jogja – Candi Prambanan

1647 views

Lokasi Kedua dari candi yang berada di Jawa Tengah membuktikan jika dulu umat Hindu dan Buddha hidup berdekatan dengan rukun. Kedua candi raksasa itu pun menjadi bukti perkembangan peradaban manusia di saat itu sebab mampu mendirikan candi-candi dengan gaya arsitek yang fantastis tanpa melibatkan teknologi canggih.

Candi Prambanan

Kompleks Candi Prambanan pun dianggap punya seribu macam candi sebab tersedianya cerita rakyat Roro Jonggrang, tapi sebetulnya hanya terdapat sekitar 240 candi di kompleks obyek wisata itu. Obyek wisata tersebut mengarah timur, tapi ada empat pintu masuk dituap-tiap mata angin. Pintu masuk utama candi itu merupakan yang ada di sisi timur.

Candi itu merupakan persembahan untuk Dewa Siwa yang didalam ajaran agama Hindu diketahui sebagai Dewa Penghancur. Berdasarkan prasasti Siwaghra yang kala ini ditaruh di Museum Nasional Indonesia, julukan asli kompleks candi itu ialah Siwaghra yang bersumber dari bahasa Sansekerta, yang memiliki arti Rumah Siwa.

Sebab statusnya menjadi candi persembahan tuk Dewa Siwa, maka candi induk di kompleks itu merupakan candi Dewa Siwa yang memiliki tinggi 47 m. Candi induk tersebut diapit oleh dua candi ialah candi Dewa Brahma dan Dewa Wisnu yang tiap-tiap tingginya 33 m. Candi ketiga dewa itu dijuluki dengan Candi Trimurti. Di dalam Candi Trimurti ada arca setiap dewa. Di depan ke-3 candi dewa ada 3 Candi Wahana yang menajadi wakil alat transportasi tiap-tiap dewa. Wahana Nandi tuk Dewa Siwa, Angsa tuk Dewa Wishnu dan Garuda tuk Dewa Brahma.

Disamping candi-candi itu, masih terdapat tidak sedikit candi yang lain di kompleks itu. Seluruh candi yang mengelilingi Candi Trimurti. Tuk Candi Perwara, peletakan candi terbagi jadi empat lapisan ataupun zona yang dianggap sebagai gambaran empat kasta didalam ajaran Hindu. Lapisan terluar ditujukkan tuk sembahyang kasta sudra, lapisan yang kian dalam tuk waisya dan dua lapisan selanjutnya tiap-tiap tuk ksatrya dan brahmana.

Tidak cuma beraneka tipe candi itu, di obyek wisata itu pun ada relief yang mengkisahkan tentang dua kisah fenomenal didalam Hindu yakni Krishnayana dan Ramayana. Relief itu terletak di dinding bagian agak kedalam dari pagar yang menghiasi Candi Trimurti. Relief Ramayana mengkisahkan mengenai perjuangan Rama yang ditolong oleh Hanoman tuk merebut Shinta, istrinya yang dibawa dan diculik oleh Rahwana. Tuk Krishnayana, relief itu menceritakan mengenai perjalanan hidup Krishna menjadi reinkarnasi dari Dewa Wishnu.

Di kompleks sana ada sebuah museum berupa rumah joglo. Museum tersebut berisi koleksi barang-barang yang telah ditemukan di wilayah candi dulu semacam arca dan batu-batuan purbakala.

Sejarah Candi Prambanan

Awal dibangunnya kompleks Candi Prambanan mempunyai 2 kisah yakni cerita rakyat tentang Roro Jonggrang dan histori dibangunnya candi Prambanan pada masa kerajaan Hindu di Jawa yang didapatkan dari hasil riset para ahli.

Candi Prambanan diketahui juga sebagai Candi Roro Jonggrang. Cerita rakyat itu berawal dari Roro Jonggrang, putri kerajaan yang memiliki kecantikan tidak diragukan lagi. Banyak pemuda yang berkunjung dengan tujuan untuk melamar sang putri, berikut juga Bandung Bondowoso. Walaupun Bandung Bondowoso dikenal sakti dan kuat, tetapi Roro Jonggrang tak menyukainya. Usai berpikir lama, akhirnya Roro Jonggrang menyebutkan bersedia jadi istrinya, tapi Bandung Bondowoso musti mampu mendirikan seribu candi dalam masa semalaman. Sebab amat yakin dengan kekuatan yang dipunyainya, pemuda tersebut menyanggupinya.

Dengan melibatkan jin, Bandung Bondowoso sudah berhasil membangun candi hingga 999 candi. Roro Jonggrang merasa takut, hingga muncul ide tuk menumbuk padi yang bakal menjadikan ayam berkokok. Saat mendengar ayam sudah berkokok sedangkan jumlah candi yang didirikan belum tiba sampai target, Bandung Bondowoso jadi bingung dan marah ketika tahu itu semua cuma akal-akalan Roro Jonggrang yang memiliki tujuan tuk menggagalkan upayanya. Lantas, Bandung Bondowoso pun melaknat sang putri jadi sebuah candi tuk melengkapi total candi yang diminta olehnya. Candi Dewa Siwa adalah candi induk yang dipercaya dengan perwujudan dari Roro Jonggrang sehabis dikutuk.

Diluar kisah rakyat yang tersebar, Candi Prambanan kira-kira dibangun di abad ke 9. Para peneliti mengungkapkan, tidak lama setelah dibangun, Candi Prambanan tak terurus dengan baik hingga banyak kerusakan yang berlangsung di bangunan ini.

Candi Prambanan ditemukan lagi di tahun 1733 oleh CA Lons, salah seorang warga dari Belanda. Penemuan ini lebih awal bila disandingkan dengan penemuan Candi Borobudur oleh Sir Thomas Raffles. Usai ditemukan, kompleks Candi Prambanan kian disempurnakan dan melakukan berbagai upaya rekonstruksi. Sekarang ini, Candi Prambanan jadi kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia.

What To Do In Candi Prambanan?

Mengenali sastra dan cerita Hindu

Sama sebagaimana Candi Borobudur, di obyek wisata itu pun ada relief bercerita. Cara baca relief ini pun sama, Anda musti masuk dari pintu sisi timur lalu berjalan mengelilingi Candi Trimurti searah putaran jarum jam. Relief di sisi dalam pagar itu mempunyai dua kisah yakni tentang Krishnayana dan Ramayana.

Anda pun bisa pergi ke museum yang ada di bagian utara kompleks candi tuk memperoleh informasi tentang obyek wisata ini. Menariknya, tuk masuk ke museum itu Anda tak perlu menyemburkan biaya lagi sebab sudah tergolong kedalam harga tiket masuk kompleks obyek wisata.

Hunting foto

Obyek wisata itu jadi satu dari sekian banyak lokasi favorit tuk para pecinta fotografi. Anda dapat memotret dari bermacam-macam angle dan Candi Prambanan bakal senantiasa tampak cantik kokoh berdiri. Di malam hari, obyek wisata itu makin cantik dengan lampu-lampu yang menyala dan menghadap Candi Trimurti. Candi ketiga dewa itu nampak berdiri mewah dengan cahaya seperti keemasan.

Berkeliling kompleks candi

Anda boleh mengitari obyek wisata yang luasnya 39,8 ha itu dengan jalan kaki. Teras kompleks tersebut ditanami banyak sekali tumbuhan hingga terlihat seperti taman yang luas. Berjalan sambil mencermati ukiran di setiap candi tentu akan membuat Anda makin kagum pada hasil karya besar itu.

Berburu suvenir

Di kompleks wisata itu sudah dibangun banyak kios yang menyediakan souvenir khas Candi Prambanan semacam gantungan kunci, gelang, T-shirt, hingga miniatur candi. Tidak hanya souvenir Candi Prambanan, di sana Anda pun dapat menemukan miniatur dan kaos Candi Borobudur.

Apalagi yang menarik di Candi Prambanan?

Bila mau menikmati Candi Prambanan dengan upaya yang tidak sama, berkunjunglah pada malam purnama tiap bulannya pada jam 20.00 sampai 22.00. Pada saat itu, diselenggarakan atraksi sendratari Ramayana di pentas outdoor trimurti dengan background ketiga candi dewa. Atraksi di panggung outdoor ini hanya dilaksanakan saat musim kemarau, sementara pada musim hujan, lokasi pertunjukan dipindah ke panggung indoor.

Jam buka Candi Prambanan

Everyday: 06:00 WIB – 17:00 WIB

Harga tiket masuk Candi Prambanan

Adult: Rp.30.000 to domestic and US$18 to tourist

Children: Rp.12.500 to domestic and US$9 to tourist

Tags: #backpacker ke pulau seribu murah #pulau seribu masjid di indonesia #pulau seribu scuba diving

Leave a reply "Wisata Jogja – Candi Prambanan"

Author: