Wisata Jogja – Pantai Parangtritis – Aneka Tempat Wisata

1091 views

Pantai Parangtritis pas saat dikunjungi sendiri, bersama dengan kekasih tercinta, dan keluarga besar. Hantaman ombak yang menyapu hamparan pasir hitam landai ditemani semilir angin khas pantai pasti menjadikan Anda kerasan berlama-lama meresapi pemandangan itu. Disamping itu, panorama matahari terbenamnya pun tak kalah eksotis dengan Pantai Kuta di Bali.

Satu lagi yang fantastis dari Pantai Parangtritis ialah tersedianya gundukan atau gumuk pasir di sekitar pantai. Gumuk tersebut dianggap sebagai satu-satunya gurun pasir di Asia Tenggara. Terdapat di sini, Anda bakal terasa tengah berada di Afrika sebab luasnya lautan pasir dan hawanya yang lebih panas sekian derajat daripada daerah sekitarnya.

Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis dibilang sebagai satu dari sekian banyak ikon dominasi trimurti di Yogyakarta bersama-sama Gunung Merapi dan Keraton Kesultanan Jogja. Pantai Parangtritis memiliki elemen air, Gunung Merapi memiliki elemen api, dan keraton kesultanan berfungsi sebagai penyeimbang keduanya atau bisa disebut memiliki elemen tanah – bumi.

Tidak mengherankan bila pantai tersebut menguasai peran vital bagi Yogyakarta. Belum lagi keyakinan yang mengatakan bahwa Pantai Parangtritis adalah pintu gerbang Istana Kerajaan Laut Selatan yang dikomandoi oleh Kanjeng Ratu Kidul. Katanya, ratu itu suka dengan warna hijau, oleh sebab itu pengunjung pantai tak dianjurkan memakai pakaian berwarna hijau karena bisa jadi hal yang buruk akan terjadi. Percaya tak percaya, ada baiknya Anda terhindar dari warna hijau ketika berkunjung ke obyek wisata itu.

Tuk bisa mendapatkan kenimataan dari indahnya obyek wisata tersebut, Anda silahkan bayar tiket masuk Rp.sebesar 3.500 per orang. Untuk semua umur termasuk bayi dibawah tiga tahun.

Sejarah Pantai Parangtritis

Pantai tersebut awalnya ditemukan oleh Dipokusumo, seorang pelarian dari Kerajaan Majapahit. Dipokusumo mengasingkan diri dan melaksanakan semedi di sekeliling pantai itu. Dari lokasi semedinya, dia melihat air menetes atau dianggap tumaritis dari celah batu karang yang dinamakan parang. Bila kedua kata itu dibuat satu, maka terciptalah kata Parangtritis yang mempunyai arti air menetes dari celah batu karang.

What To Do In Pantai Parangtritis?

Hingga sekarang, Pantai Parangtritis seolah olah tidak pernah kehabisan daya tarik. Obyek wisata tersebut senantiasa ramai didatangi wisatawan dari bermacam-macam daerah. Apa saja yang bisa Anda lakukan di sini? Berikut rangkumannya:

Keliling pantai

Pantai Parangtritis terdapat bentangan pasir yang luas sekali bila disandingkan sejumlah pantai populer di Indonesia. Apabila ingin berkeliling pantai, Anda bisa jalan kaki sembari mendapatkan semilir angin dan hantaman ombak di kaki Anda. Jika tak ingin kelelahan jalan kaki, Anda bisa coba mengeksplor dengan cara menunggang kuda. Pastinya akan memberi Anda sensasi yang berbeda.

Bila tak berani menunggang kuda, Anda boleh naik kereta kuda yanvg disebut bendi disana. Naik bendi merasa biasa saja? Jika begitu coba sewa ATV yang bisa Anda pergunakan tuk keliling pantai hingga ke ‘padang pasir’.

Hunting foto

Tak ada yang meragukan keeksotisan panorama sunset di Pantai Parangtritis. Pantai itu bakal makin ramai pengunjungnya di saat senja mendekat. Banyak wisatawan sudah mempersiapkan kameranya tersendiri tuk mendapatkan gambar terbaik ketika sunset.

Jika Anda tidak ingin memotretnya, Anda dapat duduk sambil menikmati es kelapa dan jagung bakar yang banyak dijajakan di pantai itu. Yang jelas, Pantai Parangtritis bakal bisa dinikmati pemandangannya dengan cara apapun.

Berburu cinderamata

Selain disediakan toko souvenir atau cinderamata, ada banyak penjual yang mengitari menjual kerajinan tangan khas pantai di Jogja itu. Dengan beli cinderamata yang mereka berikan, Anda pun turut membantu roda ekonomi warga setempat sekaligus mendapat oleh-oleh cantik tuk dibagikan ke sahabat nantinya.

Bermain layang-layang

Angin pantai yang besar beserta bentangan pasir luas yang landai serasi sekali tuk menerbangkan layang-layang. Pantai Parangtritis jadi bagian lokasi favorit tuk main layang-layang. Tidak jarang obyek wisata itu pun diproyeksikan tuan rumah tuk festival layang-layang level daerah dan nasional.

Ada apa lagi yang menarik dari Pantai Parangtritis?

Sebagai gerbang masuk Istana Kerajaan Laut Selatan

Hal tersebut sudah tidak asing lagi untuk masyarakat bahwa Pantai Parangtritis diyakini sebagai gerbang entrance kerajaan ghaib. Pantai itu juga difungsikan lokasi bermacam-macam ritual oleh keraton ataupun warga setempat.

Salah satu ritual yang kerap dilakukan ialah Labuhan. Dalam ritual itu, kuncen pantai dan utusan dari keraton bakal melepas sesajen ke laut lepas dengan ekspektasi tuk mendapat berkah dalam kehidupan hingga akhir hayat.

Labuhan pada umumnya dikerjakan pada hari penobatan sultan juga sebagai acara memperingati hari penobatan tiap satu dan delapan tahun. Disamping itu, ritual itu juga sering dilakukan saat sultan bakal mengadakan hajatan special seperti ketika akan menikahkan anaknya.

Pemandian air panas Parawedang

Masih ada di lokasi Pantai Parangtritis, ada tempat pemandian air panas yang dinamakan dengan Parawedang. Tempat itu tergolong menarik sebab walaupun air yang keluar dari sumber mata air itu panas, tetapi dari hasil riset, tidak ada muatan belerang di dalamnya. Berendam di kolam tempat mandi dan tempat berendam itu diyakini mampu mengobati beraneka macam penyakit kulit.

Lokasi dan transportasi

Pantai Parangtritis letaknya di Jl. Parangtritis km 28, Yogyakarta, atau 30 kilometer dari sentral kota Yogyakarta. Tuk transportasi ke Parangtritis, Anda boleh naik angkutan pribadi atau angkutan umum.

Tags: #diving pulau seribu harga #kepulauan seribu yang terbaik #paket tour pulau pramuka 2014 #pulau pramuka tour murah #pulau seribu diving package #tour pulau tidung murah 2014 #wisata kepulauan seribu paling murah #wisata pulau tidung murah 2015

Leave a reply "Wisata Jogja – Pantai Parangtritis – Aneka Tempat Wisata"

Author: